Persiapan Dini Menuju 2028: Prodi Sastra Indonesia Unkhair Bentuk Tim Reakreditasi
TERNATE — Program Studi Sastra Indonesia Universitas Khairun (Unkhair) resmi memulai langkah strategis menuju akreditasi tahun 2028 dengan menggelar Rapat Persiapan Reakreditasi. Pertemuan yang mengagendakan pembentukan Tim Penyusun Dokumen Akreditasi ini dilangsungkan di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya pada Rabu (16/9/2026), mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIT.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan program studi. Ketua Program Studi Sastra Indonesia, Dr. Ramis Rauf, memimpin langsung jalannya rapat dan memberikan arahan terkait urgensi konsolidasi internal. Dalam pemaparannya, Dr. Ramis menekankan bahwa kesiapan yang dibangun jauh hari adalah kunci keberhasilan.
"Kesiapan lebih awal sangat penting untuk menghadapi akreditasi prodi pada tahun 2028 nanti. Kita harus memastikan seluruh dokumen dan bukti fisik dipersiapkan secara matang dan sistematis sejak saat ini," tegas Dr. Ramis di hadapan para peserta rapat.
Selain meresmikan pembentukan tim penyusun dokumen, forum tersebut juga membahas secara rinci kriteria borang penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Instrumen dari BAN-PT ini dibedah agar dapat dijadikan panduan dan acuan utama bagi setiap divisi dalam mengumpulkan dan menyusun data borang program studi.
Untuk memastikan kontinuitas dan mengawal progres penyusunan dokumen, forum menyepakati jadwal pertemuan rutin. Evaluasi kinerja tim akan dieksekusi melalui rapat yang diagendakan setiap dua minggu sekali, tepatnya pada hari Selasa.
Pada pertemuan lanjutan mendatang, fokus pembahasan akan diarahkan pada perumusan timeline kerja komprehensif, merinci target capaian dari tahun ini hingga tenggat waktu akreditasi di 2028. Langkah terstruktur ini diharapkan mampu membawa Prodi Sastra Indonesia mempertahankan mutu dan meraih hasil akreditasi yang unggul.